Capacity Building

  1. Masalah tekanan hidup dan penderitaan yang kita alami justru akan membuat kita semakin kuat.

Komentar saya tentang msalah tersebut yaitu dalam tekanan dan penderitaan yang saat kita alami haruslah kamu pandai-pandai mengklarifikasikan atau mengambil hikmah dengan apa masalah yang dialami. Dan secara tidak langsung masalah tersebut bisa membuat kita kuat dan tegar saat menghadapi sesuatu  yang ada sangkut pautnya / tidak jauh dengan masalah yang pernah kita alami.

Dengan contoh, seandainya kita menjadi anak tiri dalam sebuah keluarga, di saat itu kita selalu mendapatkan teguran, cemooh, mengata-ngatakan kita, dan selalu mencari masalah didalam diri kita agar orang tua tersebut bisa memarahi kita dengan ada alasan, pasti kita hidup ini penuh dengan tekanan kan?

Maka dari itu mari kita hadapi masalah tersebut, janganlah kamu menghindari masalh, karena jika masalah tidak diselesaikan dan selslu di hindari maka yang akan terjadi masalah tersebut selalu juga membayangi kita setiap waktu, setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, bahkan bisa membayangu dirimu seumur hidup.

Dimasalah tersebut kita bisa mengmbil hikmahnya untuk menjadi kepribadian kita semakin kuat, yaitu bila anda menjadi anak tersebut dengarkanlah setiap kata-kata yang arang tua ucapkan, dengarkanlah orang tua bila menegur kita jangan masuk teling kanan dan keluar telinga kiri, dengarkanlah atau amatilah bila arang tua mencari kesalahan kita dan kita detegur.

Secara tidak langsung kita mendapatkan sinyal positif untuk diri kita, apakah itu? Kita ambil segi positifnya, jika ditegur dengarkanlah teguran tersebut dan jangan kita lakukan lagi perbuatan yang sudah ditegur. Bila kita dicemooh, janganlah langsung tersinggung dan jangan langsung dimasukan ke hati, itu bisa dibuat intropeksi diri, bisa dibuat keteguhan hati agar kuat, dan bila mereka selalu mencari kesalahan kita biarkan saja toh itu semakin membantu kita untuk bisa membuat kita lebih benar melakukan sesuatu. Kita terima saran-saran mereka, kita dengarkan teguran-teguran mereka, kita intropeksi diri dan setelah itu terapkan apa yang sudah mereka katakana (jika itu benar dilakukan, lakukanlah, bila tidak pantas dilakukan janganlah kamu lakukan)

Di pengalama tersebut kita mendapatkan besar manfaat teguran-teguran dari orang tua untuk masa depan kita, jika bila kita sewaktu saat mempunya keluarga secara tidak langsung kalian juga menerapkan teguran tersebut dengan sendirinya tanpa di tegur lagi. Jika dulu kita terapkan kedisiplinan pada diri kita pasti kita akan melakukanya terus menerus (lakukan kedisiplinan hal-hal yang positif janganlah yang negative) insaallah jalan kita akan baik dan lurus.

Disamping itu kita harus berusaha lebih baik untuk membuat kita semakin kuat, lengkapilah dengan melakukan kewajiban agama yang kita anut, itu bisa menambah kekuatan kita untuk tegar dan bersabar, sangat penting melakukan hal tersebut, tanpa dilengkapi berdoa dan menjalankan perintahnya maka kita tidak bisa melakukan semua ini dengan baik dan benar.

Sukurilah apa adanya yang sudah kita punyai, kita diciptakan sebagai makluk yang tidak mempunyai rasa puas terhadap semua hal, tetapi semeskipun begitu kita harus bersukur apa yang sudah kita miliki. Jangan berfikir kalau kitu paling terpuruk atau yang paling menderita, kita kurang beruntung mendapatkan sesuatu yang ingin kita penuhi. Kita selalu berusaha dan berdoa insaalah semua yang kita inginkan tercapai, meski di dunia ini kita keinginan kita tidak tercapai tetapi insaalah di akirat kita pasti terpenuhi.

Harta tidak akan pernah dibawa mati, harta kita pasti tertinggal didunia. Yang kita bawa kelak adalah amal perbuatan dan amal ibadah selama kita hidup didunia.

Jadi mengalirlah seperti air disungai menempuh perjalanan jauh sampai aliran tersebut berahir, hadapiilah tikunggan aliran tersebut dengan hati-hati dan penuh dengan kesabaran, jika terjatuh bangkitlah dalam kejatuhan tersebut dan mengukuti aliran tersebut dengan lebih baik dan tenang, tidak harus mengambil aliran cepat, ambilah aliran cepat saat arus aliran air lurus dan tenang. Belum tentu lebih cepat lebih baik, makadari itu janganlah terburu-buru mengambil keputusan, dikelola dahulu, difikirkan dahulu sebelum mengucapkan, dan bila sudah pasti baru kita terapkanlah.

Satu yang harus kita ingat di dalam hidup kita yang penuh dengan cobaan tersebut adalah Tuhan. Hanya tuhan dan dirimu sendiri yang bisa menyelamatkan perjalanan hidup kalian. Jangan bosan-bosannya meyebut Tuhan kalian, karena Tuhan selalu memantua dan menolong kita sa’at kita membutuhkan, dan jangan lupakan perintah-perintah Tuhanmu. Jika kalian tidak bisa berbuat dengan sempurna, tetapi berbuatlah baik, benar, jujur, iklas, itu sudah lebih untuk melengkapi perbuatan sempurnamu.

Lanjutkan langkahmu untuk menjadi kepribadian yang lebih maju, jangan kau berhenti melangkah gara-gara jelan menjadi rusak jika kamu berhenti melangkah kamu tidak akan mencapai tujuanmu malainkan meratapi penyesalan dan penderitaan, jadi teruslah melangkah meskipun jalan tidak begitu baik, kita berjalan pelan tapi pasti dan selamat sampai tujuan. Diperjalanan kalian berfikirlah kalau ujian tersebut jangan anggap sebagai bencana untuk kalian melainkan buat itu sebagai pelajaran atau kejutan yang menarik bagi kita dan buat juga itu sebagai semangat kalian untuk menjadi lebih baik dan kuat menghadapi sesuatu.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Profil

  • Twitter

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Bergabunglah dengan 3 pengikut lainnya